Oleh: baim88 | 11 Mei 2013

Cara Meningkatkan Panen Getah Karet

meningkatkan panen getah karetKaret (Hevea brasiliensis) merupakan tanaman tahunan dengan pohon batang lurus. Selain itu karet merupakan produksi utama bagi sebagian petani di indonesia,selain harganya yang relatif tinggi dan stabil disaat sekarang ini,sehingga karet masih banyak di minati oleh para petani indonesia.Namun masih banyak yang di keluhkan oleh para petani karet tentang produksi dari tanaman karet mereka.Sedikit akan saya kupas tentang memaksimalkan produksi Hasil Tanaman Karet dengan menggunakan Pupuk Organik Nasa yang mana sudah banyak para petani yang telah membuktikannya.Adapun faktor dalam memaksimalkan hasil panen tanaman karet adalah sebagai berikut :

A. Bibit

Bibit merupakan salah satu faktor utama dalam budidaya tanaman karet.Dimana penggunaan bibit unggul sangat di anjurkan dalam penanamannya,selain hasil karet yang di hasilkan relatif bagus sehingga kualitas getah tetap terjaga.saya anjurkan menggunakan bibit unggul seperti bibit dari : PT London Sumatera Plantation. Balai Penelitian Sungei Putih,Pusat Penelitian Karet, Lembaga Riset Perkebunan Indonesia. Balai Penelitian Sembawa, Pusat Penelitian Karet, Lembaga Riset Perkebunan Indonesia. Balai Penelitian Getas, Pusat Penelitian Karet, Lembaga Riset Perkebunan Indonesia.

B. Pemupukan

Selain bibit faktor lain yang juga sangat penting dalam peningkatan hasil getah dalam budidaya karet adalah pemupukan.Pemupukan yang teratur dengan menyeimbangkan unsur Mikro dan Makro yang di perlukan tanaman. Adapun unsur mikro bisa kita dapatkan dengan penggunaan Pupuk Organik Nasa dan pupuk Makro bisa kita dapatkan dari pemakaian pupuk kimia yang biasa di pakai oleh petani seperti pupuk urea,TSP,KCl atau lebih praktisnya pupuk NPK. Dengan pemakaian yang bisa bersamaan dimana cukup praktis tanpa menambahkan biaya pekerja dalam pemupukan,serta pengurangan pemakaian pupuk makro ( urea,TSP,KCl ) yang bisa di kurangi hingga 50% nya.Serta denga peningkatan produksi getah yang mencapai 30% sampai 50%,bahkan ada yang mencapai 100% nya.Untuk lebih detail pemakaian pupuknya bisa menghubungi saya langsung di kontak yang tertera di atas.

C. Curah Hujan

Tanaman karet membutuhkan curah hujan optimal antara 1.500 – 2.000 mm/ tahun dengan toleransi curah hujan 2.500 – 4.000 mm/ tahun dan hari hujan berkisar antara 100 sampai dengan 150 hari hujan/ tahun. Namun, produksi karet akan berkurang apabila sering terjadi hujan pada pagi hari. Selain itu, kecepatan angin yang terlalu kencang pada umumnya kurang baik untuk tanaman karet.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: