Oleh: baim88 | 22 November 2013

Mengatasi Penggerek Buah Kakao (PBKo)

penggerek buah kakaoKopi merupakan minuman yang sering kita jumpai sehari-hari dan banyak yang mencarinya,bahkan membudidayakan tanaman kopi  tersebut dan umumnya yang dibudidayakan adalah jenis arabika, robusta dan liberika. Memang pengemar kopi umumnya cukupnya fanatik dengan minum kopi namun apa jadinya bila rasa kopi berasa beda karena ada biji yang berlubang karena serangan hama yang terikut dalam biji kopi yang tertumbuk dalam minumannya. Kopi yang berlubang itu berasal dari kopi yang diserang oleh hama penggerek buah kopi ( PBKo).Serangan hama ini umumnya menyerang pada bagian :

  • Discus atau pangkal biji yang lunak.
  • Serangan pada biji muda akan menyebabkan biji gugur.
  • Serangan pada biji tua akan menyebabkan biji kopi akan cacat berlubang dan bermutu rendah.

Ciri dari Hama Penggerek Buah Kopi :

  • Hama jantan umumnya tidak bisa terbang dan hanya berumur 103 hari.
  • Hama betina dapat terbang dan hidup mencapai 156 – 282 hari.
  • Kumbang jantan memiliki panjang lebih pendek dari kumbang betina.
  • Kumbang betina meletakkan telur sekitar 30 – 50 butir di lubang gerekan, dan inilah yang menyebabkan citarasa kopi menjadi terasa tidak enak dan kualitas kopi menurun.

Biji berlubang merupakan salah satu penyebab utama kerusakan mutu kimia, sedangkan citarasa kopi dipengaruhi oleh kombinasi komponen-komponen senyawa kimia yang terkandung dalam biji.

Cara  mencegah dan menanggulangi PBKo :
Metode ini mampu menurunkan tingkat serangan PBKo sampai 45% yaitu dengan pengendalian secara  terpadu   :
  • Sanitasi Kebun

Memangkas semua cabang dan ranting yang tua/kering atau yang tidak produktif dan mengumpulkan sisa-sisa tanaman kemudian dijadikan bahan pembuatan pupuk organik (kompos) serta melakukan penyiangan gulma.

  • Kultur Teknis
  1. Memetik semua buah yang berlubang yang dilakukan 15-30 hari menjelang panen raya. Seluruh buah yang terserang dikumpulkan kemudian disiram dengan air panas untuk membunuh serangga hama PBKo.
  2. Pada akhir panen raya, semua buah kopi yang tersisa pada ranting dipetik.
  3. Semua buah yang jatuh ke tanah dikumpulkan dan dijadikan bahan baku pembuatan pupuk (kompos).
  4. pemupukan yang berimbang, tanaman dengan pupuk yang seimbang menggunakan jenis dan dosis sesuai anjuran untuk mempercepat pemulihan tanaman. Akan lebih baik ditambah Pupuk  Organik Nasa yang berupa SUPERNASA DAN POWER NUTRITION  agar pemupukan menjadi berimbang.
  5. Memangkas pohon pelindung yang terlalu rimbun untuk memperbaiki temperatur dan kelembaban atau kondisi agroklimat.

Cara Penanggulangan Hama PBKo :

  • Olah tanah yang bagus dengan memakai Pupuk Organik NASA yang berupa super nasa  dan power nutrition di campurkan pupuk kimia dasar yang biasa di pakai. pupuk kimia dasar bisa di kurangi 30 % dari anjuran dinas pertanian setempat.
  • Penyemprotan POC Nasa + hormonik + Aero-810 di pagi hari dengan interval 15-20 hari sekali.
  • Aplikasi  Pestisida Organik Nasa yang berupa Natural BVR  dilakukan pada saat buah masih muda. Kebutuhan untuk 1 Ha kebun kopi sekitar 10 kotak saja, dengan  3x aplikasi per musim panen. Penyemprotan dilakukan pada sore hari dengan arah semprotan dari bawah daun. Natural  BVR ini sangat efektif dalam mengendalikan hama PBKo ini.

Jangan menunggu serangan PBKo ini meluas,  akan lebih baik melakukan tindakan pencegahan  dan hasil akan meningkat serta kualitas kopi dan kuantitas kopi akan meningkat . Nikmati aroma kopi yang original dari kebun dan rasa kopi yang tiada duanya .


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: